PERENCANAAN ARENA GEALANGGANG OLAHRAGA UNIVERSITAS ALMUSLIM
PERENCANAAN ARENA GEALANGGANG OLAHRAGA
KABUPATEN BIREUEN
Latar Belakang
Olahraga merupakan salah satu
kebutuhan dalam kehidupan manusia untuk memelihara kesehatan dan kebugaran
tubuh. Setiap orang melakukan kegiatan olahraga tidak hanya karena alasan
kesehatan. Alasan lain yang mendorong sesorang untuk berolahraga yaitu karena
olahraga merupakan kegiatan yang menghibur dan menyenangkan di tengah
kesibukannya. Prestasi melalui kegiatan olahragapun menjadi suatu alasan
sesorang menekuni olahraga. Pemerintah bahkan menjadikan olahraga sebagai
pendukung terwujudnya manusia Indonesia yang sehat dengan menempatkan olahraga
sebagai salah satu arah kebijakan pembangunan yang dituangkan dalam Tap MPR
No.IV/MPR/1999 (GBHN) yaitu menumbuhkan budaya olahraga guna meningkatkan
kualitas manusia Indonesia sehingga memiliki tingkat kesehatan dan kebugaran
yang cukup.
|
|
Dari uraian di atas, Bireuen memerlukan sebuah wadah baru untuk menampung
kegiatan-kegiatan olahraga masyarakatnya. Dengan adanya pembangunan gedung
olahraga baru yang lebih terpadu, masyarakat Bireuen mampu memenuhi kebutuhan
akan fasilitas olahraga sebagai tempat berlatih untuk meningkatkan prestasi,
meningkatkan kebugaran fisik sekaligus berekreasi serta sebagai upaya
pemberdayaan kawasan Bireuen.
Manfaat berolah raga selain olahraga
membuat peredaran darah menjadi lancar, dapat menurunkan kolesterol karena membakar lemak dan kalori juga mengurangi risiko darah tinggi dan
obesitas. Bahkan menurut Daniel Landers,
seorang profesor pendidikan olahraga dari Arizona
State University menemukan manfaat lain olahraga untuk otak
manusia.
Permasalahan
Adapun permasalahan yang kiranya akan muncul dalam perencanaan
pembangunan gelanggang olahraga tertutup ini adalah sebagai berikut :
1.
Kurangnya fasilitas Olahraga yang memadai di Kabupaten Bireuen untuk mengatasi event-event olahraga jika
diadakan di kabupaten bireuen.
2.
Minat masyarakat yang begitu tinggi terhadap Olahraga,
namun tidak seimbangnya fasilitas Olahraga yang ada untuk pendidikan masyarakat
Kabupaten Bireuen.
Tujuan dan Manfaat
1.3.1.
Tujuan
Perancangan arena gedung
olah raga di Kabupaten Bireuen bertujuan untuk meningkatkan fasilitas olaharaga
yang memadai dan berkualitas baik, agar dapat digunakan untuk pendidikan dan
acara event olahraga jika
diadakan dikabupaten bireuen. Bangunan gelanggang olahraga ini juga dibuat agar masyarakat dapat lebih menggemari olahraga dan dapat meluangkan waktu untuk berolahraga.
Di harapkan dengan adanya gelanggang olahraga ini, maka masyarakat dapat memanfaatkannya
dengan baik dalam melakukan berbagai kegiatan olahraga dengan menggunakan
fasilitas yang disediakan.
1.3.2.
Manfaat
Manfaat Perancangan Gelanggang Olahraga (GOR)
Kabupaten Bireuen
1.
Memudahkan masyarakat yang ingin meningkatkan
pendidikan dibidang olah raga.
2.
Mengangkat kota Bireuen jika menjadi tuan rumah acara
even olahraga.
3.
Meningkatkan pembangunan di Kabupaten Bireuen.
4.
Memiliki fasilitas Olahraga yang layak dan cukup luas.
Definisi / Pengertian Objek
Perancangan
Gedung Olaharaga umumnya disebut dengan
”Gelanggang”, merupakan sebuah wadah atau tempat yang dikhususkan untuk
mewadahi sebuah kegiatan olahraga, biasanya istilah gelanggang dipakai untuk
sebuah tempat untuk cabang olahraga. Seperti : Gelanggang Renang, Gelanggang
Futsal dapat juga sebagai tempat berkumpulnya sebuah kegiatan. Seperti :
Gelanggang Remaja. Istilah gelanggang ini memiliki kesan luas, dan sering
terjadinya suatu kegiatan.
Gelanggang
harus memiliki lebih dari sekedar penyediaan wadah saja, karena jika tidak
memiliki fungsi tambahan lain yang dapat mendukung maka tidak bisa disebut
gelanggang.Gelanggang seharusnya memiliki fasilitas atau penyediaan untuk
memenuhi kegiatan lain yang mendukung atau berhubungan dengan fungsi utama
bangunan, maka dari itu dinamakan sebuah gelanggang.Gelanggang lebih bersifat
jamak atau menunjukan arti lebih dari satu, pengertian ini bersifat sebuah tempat yang menyediakan lebih
dari satu kegiatan atau fungsi yang mengacu pada kegiatan utama.
Gelanggang bersifat spesifik dan khusus,
yaitu tidak menampung kegiatan diluar dari batasannya. Dan biasanya memiiki
nama yang langsung menggunakan kata sesuatu fungsi kegiatan utama.
|
5
|
Gelanggang olahraga atau yang biasanya
disebut dengan GOR, bahwa sifat GOR ini memiliki ciri tersendiri atau identik
dengan bangunan yang memiliki bentang lebar.
Studi
Literatur Objek Yang Dirancang
Berdasarkan Rancangan Repelita IV ( 1983 / 1984 – 1988 / 1989 ), Olahragadapat
dibagi menjadi beberapa klasifikasi, antara lain berdasarkan:
Klasifikasi
olahraga berdasarkan tujuan kegiatan olahraga, antara lain
adalah
:
- Olahraga Prestasi
Kegiatan
olahraga dilakukan secara teratur, rutin, dan intensif dengan tujuan untuk mendapatkan keterampilan kemahiran yang
lebih tinggi.
2.
Olahraga Pendidikan
Kegiatan olahraga yang terutama ditujukan
bagi para Siswa dan diadakan pada Sekolah – sekolah dengan tujuan – tujuan
untuk membentuk jasmani dan rohani yang sehat.
3.
Olahraga Khusus
Olahraga yang dikhususkan bagi orang yang
menyandang cacat tubuh, kelainan pertumbuhan dan lemah kesehatannya.
4.
Olahraga Massa
Olahraga yang melibatkan Masyarakat banyak
dan bertujuan untuk pemassalan olahraga.
5.
Olahraga Rekreasi
Olahraga yang bertujuan untuk memperoleh
kesenangan dan kepuasan bermain tanpa menuntut suatu prestasi.
6.
Olahraga Tradisional
Olahraga biasanya dilakukan dalam rangka
Perayaan – perayaan tertentu dengn
tujuan meramaikan suasana.
Berdasarkan
cabangnya, Olahraga dapat dibagi menjadi beberapa cabang, antara lain adalah :
- Atletik adalah
jenis olahraga yang menggunakan
tenaga otot dan lebih mengutamakan ketangkasan dan kecepatannya.
- Senam adalah cabang olahraga yang
mengutamakan gerakan – gerakan badan yang ditunjang dengan ketangkasan,
keuletan, kelincahan serta latihan keseimbangan yang dinamis dan
kelenturan tubuh.
- Permainan adalah cabang olahraga dimana
hampir seluruhunsur gerakan tubuh manusia dipergunakan.
Berdasarkan ruang kegiatannya, Olahraga dapat
dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain adalah :
1.
Olahraga in – door yaitu dimana cabang olahraga yang dimainkan dapat
dilakukan di dalam ruangan saja dan tidak memerlukan tempat yang terbuka.
Contohnya : bilyard, tenis meja, squash, senam, fitness,dan sebagainya.
2. Olahraga out – door yaitu dimana cabang
olahraga yang dimainkan hanya dapat dilakukan diluar ruangan dan membutuhkan
tempat yang terbuka.
Contohnya : Golf, lari, lompat jauh, voli
pantai, sepak bola,
pacuan kuda, kasti / softball, dan
sebagainya.
3. Olahraga semi in – door dan out – door
yaitu dimana cabang – cabang olahraga yang dimainkan dapat dilakukan didalam
atau diluarruangan.
Contohnya : bola basket, renang, badminton, voli, dan
sebagainya.
Berdasarkan tempat
melakukan kegiatan, olahraga dibedakan menjadi:
1.
Lapangan rumput seperti Sepakbola,golf
2.
Lapangan tanah dengan pengerasan seperti Bola basket, badminton, dan sebagainya.
3.
Lapangan es seperti Ice skating
4.
Lapangan air seperti gantole, terjun payung dan sebagainya.
Klasifikasi Jenis
Aktifitas Olahraga
Olahraga tim atau olahraga lapangan yaitu olahraga yang dimainkan
olehbeberapa orang sebagai kesatuan tim dan menggunakan lapangan yang cukup
besar.
Contoh
: Sepak bola, Baseball, Bola basket, Bola voli,Hockey lapangan, dsb.
Olahraga individual atau berpasangan yaitu olahraga yang dapat dimainkan
secara perorangan ataupun berpasangan yang dapat dibedakan atas :
1.
Olahraga beraket seperti : tennis lapangan, bulutangkis, squash, tennis
meja, dsb.
2.
Olahraga akuatik seperti : renang,
menyelam, ski air, polo air, selancar, dsb.
3.
Olahraga individu seperti : panahan, bowling, bersepeda, golf, senam,
roller skating, angkat berat, dsb.
a.
Olahraga beladiri seperti : karate, judo, taekwondo, dsb.
b.
Olahraga yang berhubungan dengan lingkungan seperti : panjat tebing,
mendaki, dsb.
Permainan
Rekreasional yaitu olahraga yang
dijadikan dasar permainan bersifat rekreasi.
a. huffleboard,
deck tennis, box hockey, dsb.
b. Permainan
baru dan permainan yang lebih kompetitif.
c. Permainan
dengan organisasi kecil.
d. Aktifitas
kebugaran ( Lari dan
jogging ).
Landasan Teori Gelanggang Olahraga
Menurut Buku Standar Tata
Cara Perencanaan Teknik BangunanGedung Olahraga yang dikeluarkan oleh
Departemen Pekerjaan Umum, Gelanggang Olahraga dibagi menjadi 3 tipe, yaitu :
a. Gelanggang Olahraga Tipe A adalah
Gelanggang Olahraga yang dalam penggunaannya melayani wilayah Propinsi / Daerah
Tingkat I.
b. Gelanggang Olahraga Tipe B adalah
Gelanggang Olahraga yang dalam penggunaannya melayani wilayah Kabupaten.
c. Gelanggang Olahraga Tipe C adalah
Gelanggang Olahraga yang dalam penggunaannya hanya melayani wilayah Kecamatan.
Tabel
I Jumlah Penonton Gedung Olahraga
Klasifikasi Gedung Olahraga
|
Jumlah Penonton ( jiwa )
|
Tipe
A
|
3000
- 5000
|
Tipe
B
|
1000
- 3000
|
Tipe
C
|
Maksimal
1000
|
Sumber
: Standar SNI 03-3647-1994
(Tata cara perencanaan teknik bangunan
gedung olahraga)
Sasaran
Sasaran yang dituju pada pembahasan ini lebih di tekankan pada kegiatan
para masyarakat dalam melakukan kegiatan olahraga, diantaranya:
1. Penampilan
Bangunan
Penampilan bangunan meliputi desain bangunan gelanggang olahraga bagi para
masyarakat yang memiliki kesan kokoh dan dibantu dengan system struktur dan
elemen-elemen lainnya.
2.
Penampilan Teknologi
Penampilan Teknologi meliputi penggunaanstruktur bentang lebar guna
mencapai fleksibilitas dan penampilan fasade bangunan itu sendiri.
3.
Penampilan Manusia
Penampilan manusia meliputi pencahayaan, temperatur, keamanan, kemudahan
dalam servis dan sirkulasi manusia.Penampilan Bangunan Dalam mendesain bangunan
gelanggang olahraga, tema yang dipilih harus sesuai dengan fungsi bangunan itu
sendiri. Dengan mengekspresikan struktur maka akan tercipta bangunan yang
berkesan kuat, kokoh sertamegah.
4.
Penampilan
Ekonomi
Dalam
merancang bangunan gelanggang olahraga, pertimbangan faktor ekonomi juga sangat
berpengaruh pada fasad bangunan, karena pada saat perencanaan dan perancangan
suatu bangunan harus dihitung dari segi biaya juga. Sehingga tidak terjadi
kekurangan dana, karena hal ini dapat berpengaruh pada penampilan eksterior dan
interior bangunan itu sendiri.
e.

Komentar
Posting Komentar